Senin, 21 Aug 2017
Music & Movie

Ini Rahasia JKT48 Bisa Menjual CD Sampai Tembus Double Platinum

Minggu, 13 Aug 2017 16:18 | editor : Dhimas Ginanjar

Ayanan Shahab, Shani Indira Natio, dan Melody Nurramdhani Laksani saat merilis single ke-17 di Teater JKT48

Ayanan Shahab, Shani Indira Natio, dan Melody Nurramdhani Laksani saat merilis single ke-17 di Teater JKT48 (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)

JawaPos.com – Di era digital seperti saat ini, penjualan single atau album musik dalam bentuk fisik sudah menjadi sangat sulit. Itulah kenapa, sudah tidak banyak musisi yang penjualan produknya bisa menembusan ratusan ribu keping. Tapi, itu belum berlaku bagi grup idola JKT48 karena berhasil mencapai double platinum.

Capaian itu disampaikan oleh Head of Operation Hits Record Andre Noorman saat merilis single ke-17 JKT48 di teater fX Sudirman, Jumat (11/8). Dia mengatakan, penjualan yang menembus double platinum itu didapat selama kuartal kedua 2017. Khusus untuk album JKT Festival/

’’Tepatnya, sejak CD atau album JKT48 kami distribusikan melalui restoran cepat saji,’’ ujarnya.

Penampilan JKT48 saat merilis single ke-17 Indahnya Senyum Manismu dst di Teater JKT48

Penampilan JKT48 saat merilis single ke-17 Indahnya Senyum Manismu dst di Teater JKT48 (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)

Seperti diketahui, JKT48 mulai menggandeng penjualan lewat restoran cepat saji pada 22 Februari 2017. Untuk standar terbaru setelah makin kuatnya era digital, jumlah untuk penjualan kategori platinum turun menjadi 75 ribu keeping. Itu berarti, dalam kurun waktu enam bulan penjualannya bisa menembus 150 ribu keping.

Jumlah itu masih berpotensi untuk terus bertambah. Sebab, sampai saat ini album JKT Festival masih terdapat di restoran cepat saji. Dia berharap agar para penggemar terus memberikan dukungan JKT48. ’’Terima kasih banyak,’’ ucapnya.

GM Teater JKT48 Melody Nurramdhani Laksani juga punya harapan yang sama. Dia berharap agar pengemar terus memberikan dukungan dengan memberi produk orisinal. ’’Jangan beli yang bajakan ya,’’ pinta member yang berulang tahun tiap 24 Maret itu.

Selain itu, dia juga mengatakan ada beberapa hal yang membuat penjualan CD atau DVD JKT48 masih laku. Salah satunya adalah, strategi memberikan gimmick dalam penjualannya. Ada foto eksklusif, sampai kupon untuk handshake atau berjabat tangan.

’’Jadi, feel-nya bisa lebih dapat karena bisa bertemu dan berjabat tangan langsung dengan kami,’’ terangnya. Nah, setiap tiket katanya berlaku untuk 10 detik salaman. Kalau mau lebih lama berjabat tangan, bisa membeli lebih banyak kuponnya. Itulah kenapa, penggemar akan membeli produknya.

Memang, JKT48 menerapkan peraturan yang ketat untuk bisa bersalaman dan berfoto bersama. Tidak bisa dilakukan sembarangan. Misalnya tiba-tiba bertemu di jalan, maka larangan untuk berjabat tangan atau berfoto bersama masih melekat. Bagi musisi lain, mungkin itu terasa aneh. Tapi, cara itu membuktikan bisa membuat JKT48 bertahan.

Selain itu, Shani Indira Natio menambahkan, JKT48 juga kerap melakukan direct selling. Bisa di teater, atau tempat lain, bahkan luar kota. Dengan cara itu, fans yang selama ini belum bisa bertemu JKT48 bisa membeli produk langsung dari member. ’’Ada direct selling. Ngasih langsung ke fans,’’ tuturnya.

Dari direct selling itu pula, fans yang berada jauh dari Jakarta bisa berinteraksi. Bahkan, Shani ingat, banyak yang membawa pesan-pesan tertentu saat bertemu dengan penggemar di luar Jakarta. Cara itu pula yang membuat JKT48 bisa lebih dekat dengan para penggemarnya.

(dim/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia